← Kembali ke semua cerita
LOGISTIK

Startup Logistik Kirim Cepat

Platform agregator pengiriman last-mile untuk UMKM, Jakarta

Industri
Logistik & Teknologi
Ukuran Tim
28 orang (3 kota)
Lokasi
Jakarta, Surabaya, Medan
Menggunakan Viscollab
10 bulan

"Kami adalah tim yang tersebar tapi harus bergerak seperti satu tubuh. Viscollab membuat itu mungkin tanpa kami harus meeting sepanjang hari."

— Arief Budiman, CEO & Co-Founder, Startup Logistik Kirim Cepat

Kirim Cepat adalah startup teknologi logistik yang membantu UMKM mendapatkan tarif pengiriman terbaik dengan mempertemukan mereka dengan jaringan kurir lokal. Didirikan tahun 2020, mereka kini memiliki 28 karyawan yang tersebar di tiga kota: tim teknologi di Jakarta, operasional lapangan di Surabaya, dan ekspansi di Medan. Sebagai startup yang bergerak cepat, kecepatan koordinasi lintas kota adalah kunci keberlangsungan mereka.

Tiga Kota, Satu Visi — Tapi Tidak Ada Satu Platform

Dengan tim tersebar di tiga kota, Kirim Cepat bergantung pada kombinasi Trello, Slack, Google Docs, dan email untuk berkoordinasi. Masalahnya: setiap tools punya tujuan berbeda dan tidak terhubung satu sama lain. Developer di Jakarta mengerjakan fitur berdasarkan feedback yang belum divalidasi oleh tim operasional Surabaya. Tim Medan membuat SOP lokal yang berbeda dari standar pusat karena dokumen panduan tidak terupdate. CEO Arief sering merasa seperti 'pemadam kebakaran' yang berlari dari satu masalah ke masalah lain.

Bagaimana Mereka Menemukan Viscollab

Arief mencoba berbagai tool kolaborasi selama hampir satu tahun — Notion, ClickUp, Monday — sebelum menemukan Viscollab. Keluhan utamanya selalu sama: harga per user terlalu mahal untuk startup yang timnya terus berkembang, dan interface terlalu kompleks untuk tim non-teknis. Viscollab dengan harga flat dan antarmuka yang sederhana menjadi pilihan yang masuk akal. Yang mengejutkannya: onboarding 28 orang selesai dalam satu akhir pekan.

Perubahan yang Terjadi

Kirim Cepat menggunakan Viscollab sebagai 'kantor virtual' mereka. Setiap inisiatif — dari fitur baru, ekspansi kota, partnership kurir baru, hingga kampanye marketing — berjalan sebagai proyek dengan anggota tim lintas kota. Daily standup tidak lagi via Zoom setiap hari, tapi cukup dengan update di task masing-masing sebelum pukul 09.00. Meeting mingguan lebih produktif karena semua update sudah terbaca sebelum meeting dimulai.

Hasilnya

-35%
Waktu idea to execution
45 mnt
Meeting mingguan
3 kota
Satu workspace
28 orang
Onboard 1 weekend
  • Waktu dari ide ke implementasi fitur turun rata-rata 35%
  • Tim Medan berhasil onboard dalam 2 minggu (target awal 4 minggu)
  • Meeting mingguan dipangkas dari 90 menit menjadi 45 menit
  • Tidak ada lagi pekerjaan yang tumpang tindih antara tim Jakarta dan Surabaya
  • Investor deck lebih mudah disiapkan karena progress semua inisiatif sudah tercatat

Baca Juga

Siap Menulis Cerita Tim Anda?

Bergabunglah dengan ribuan tim Indonesia yang sudah merasakan bedanya.

Coba GratisChat WhatsApp
Order via WhatsApp