"Dulu saya habiskan 2 jam sehari hanya untuk tanya-tanya status proyek. Sekarang semua sudah terlihat di dashboard begitu saya buka HP pagi."
— Hendra Kusuma, Direktur, PT Bangun Karya Nusantara
PT Bangun Karya Nusantara berdiri sejak 2011 dan telah mengerjakan lebih dari 200 proyek bangunan komersial dan residensial di Jawa Timur. Dengan portofolio yang terus berkembang, mereka mempekerjakan 38 orang termasuk project manager, arsitek lapangan, dan tim logistik. Di atas kertas, mereka terlihat solid — namun di balik layar, koordinasi antarproyek adalah mimpi buruk yang berulang setiap minggu.
Setiap project manager punya cara pencatatan sendiri. Ada yang pakai Excel, ada yang pakai notes di HP, bahkan ada yang hanya mengandalkan ingatan. Akibatnya, direktur Bapak Hendra Kusuma harus menelepon satu per satu untuk mengetahui status proyek — dan sering kali jawaban yang ia dapat adalah 'nanti saya cek dulu.' Pada tahun 2022, dua proyek sekaligus molor lebih dari 3 minggu karena pengiriman material tidak terkoordinasi dengan jadwal tukang. Denda keterlambatan yang harus dibayar mencapai hampir Rp 90 juta. 'Kami tahu masalahnya, tapi tidak tahu harus mulai dari mana memperbaikinya,' kenang Hendra.
Seorang rekan kontraktor dari Semarang menceritakan tentang Viscollab di sebuah forum komunitas kontraktor. Yang menarik perhatian Hendra bukan fiturnya yang canggih, melainkan kesederhanaannya — platform ini bisa digunakan langsung tanpa pelatihan panjang. Ia mencoba sendiri selama satu minggu trial, lalu memutuskan untuk onboarding seluruh project manager dalam dua hari. 'Saya tidak mau tool yang butuh 3 bulan baru bisa dipakai. Tim saya orang lapangan, bukan programmer.'
Mereka mulai dengan membuat satu proyek besar sebagai template. Setiap milestone — dari land clearing, pondasi, struktur, hingga finishing — dibuat sebagai tugas dengan deadline dan penanggung jawab yang jelas. Material delivery dijadwalkan sebagai sub-tugas terhubung dengan jadwal tukang. Setiap pagi, semua PM melihat dashboard yang sama. Jika ada tugas yang terlambat, notifikasi otomatis terkirim. Direktur bisa memantau semua proyek dari HP tanpa harus menelepon satu pun orang.
Baca Juga
Bergabunglah dengan ribuan tim Indonesia yang sudah merasakan bedanya.
Coba Gratis Chat WhatsApp