"Klien kami dari Singapura bilang proses kerja kami lebih rapi dari studio desain lokal di sana. Itu karena semua komunikasi dan approval ada di satu tempat yang bisa mereka akses kapan saja."
— Indra Pratiwi, Principal Designer, Ruang Desain Interior Nara
Ruang Desain Interior Nara mengerjakan proyek desain interior untuk villa, rumah tinggal, dan commercial space di Bali — dengan klien yang berasal dari Jakarta, Surabaya, Singapura, hingga Australia. Jarak dan perbedaan ekspektasi estetika selalu menjadi tantangan. Tapi yang lebih merepotkan: proses revisi yang tidak pernah berakhir dan tidak terdokumentasi dengan baik.
Proses desain interior bisa melalui banyak iterasi. Konsep awal, mood board, 3D rendering, revisi material, revisi layout, revisi warna — semua ini dikomunikasikan via email dan WhatsApp. Masalahnya, ketika sudah di revisi ke-8 atau ke-10, tidak ada yang ingat persis apa yang sudah disetujui, apa yang sedang dalam proses, dan apa yang klien minta berubah. Pernah satu kali, tim mengerjakan revisi berdasarkan catatan lama yang sudah dibatalkan — 2 hari kerja terbuang sia-sia. Klien tidak senang, tim frustrasi.
Principal Designer Nara, Mbak Indra, menemukan Viscollab saat mencari cara untuk membuat proses approval desain lebih terstruktur. Ia sempat mencoba tools khusus desain seperti InVision untuk approval, tapi biayanya mahal dan tidak terintegrasi dengan manajemen proyek. Viscollab memberi solusi terpadu: approval workflow, manajemen tugas, dan invoice semuanya di satu tempat dengan harga yang jauh lebih masuk akal.
Setiap proyek interior memiliki tahapan yang jelas di Viscollab: konsultasi awal, concept development, schematic design, design development, material selection, dan implementation. Setiap elemen desain yang perlu diapprove klien menjadi tugas dengan file terlampir. Klien memberikan feedback langsung di dalam task — bukan di WhatsApp atau email terpisah. Histori perubahan tersimpan otomatis. Kontraktor yang mengeksekusi desain juga bisa diberi akses terbatas untuk melihat spesifikasi material.
Baca Juga
Bergabunglah dengan ribuan tim Indonesia yang sudah merasakan bedanya.
Coba GratisChat WhatsApp